Salam untukmu yang datang, maaf sedikit berdebu

Senin, 31 Agustus 2009

Rancu

Aku, sebenarnya masih tersedu dalam penepian ini. melaknati hari yang kian memanjang, kian merajamku dalam kesaksian pada waktu.

**************************

sedangkan kau masih seorang kawan. bagiku. untuk kesekian kalinya aku mengaduh padamu atas semua ketidakberdayaanku; kerancuan, keambiguan, liku, dan persimpangan memenuhi setiap perjalananku, sedang kau sudah tak lagi mampu berdiri di ujung jalan sana membantuku mengenali arah.

kawan,
kau masih selalu "jujur" kawan. seandainya aku tak menggila dengan kebedebahan remajaku. mungkin penyesalan tak seawal ini datangnya. mungkin penepian ini tak akan pernah ada.

kawan,
tepat ketika ketikan ini aku buat, kerancuan membuatku jengah,

kawan,
seandainya keabadian datang padaku. padamu kuutarakan maaf.

kawan,
seandainya penjemputan nanti. aku sudah semakin dekat!!!!

kawan,
maaf aku sedikit lebih dulu.

Tidak ada komentar: